Legowo & Partners

Eksepsi Ketua MA ditolak, gugatan KAI jalan terus

In Uncategorized on Juli 26, 2011 at 11:36 am

Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) melanjutkan gugatan Kongres Advokat Indonesia (KAI) terhadap Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Andi Tumpa kepada materi pokok perkara.

Majelis hakim yang dipimpin Nirwana, menolak eksepsi kompetensi absolut dari tim kuasa hukum Harifin. Eksepsi pihak tergugat Ketua MA dinilai tidak tepat dengan menyebut perkara ini seharusnya dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Pasalnya, menurut majelis, dalam perkara ini penggugat mempersoalkan dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tergugat sehingga berakibat dikeluarkannya Surat Ketua MA kepada Ketua Pengadilan Tinggi seluruh Indonesia nomor 089/KMA/VI/2010 tertanggal 25 Juni 2010. Surat itu menyatakan bahwa penyumpahan advokat oleh Ketua Pengadilan Tinggi harus diajukan oleh Peradi.

Untuk itu, PN Jakpus menyatakan berhak memeriksa perkara ini ke dalam pokok perkara. Sidang selanjutnya akan dilanjutkan Selasa (2/8) dengan agenda pembuktian.

Atas putusan ini, kuasa hukum sekaligus, Wakil Presiden KAI, Erman Umar, menyatakan puas. Dirinya meyakini hakim bertindak objektif dalam memeriksa perkara ini nantinya meskipun yang digugat adalah Ketua MA. “Di sini yang kami minta adalah terjadinya perbuatan melawan hukum,” ujar Erman, di PN Jakpus, Selasa (26/7).

Lebih jauh, Erman menyatakan, gugatan ini semata-mata menyelamatkan nasib advokat dari KAI yang kerap ditolak oleh pengadilan. “Jadi rencananya, tanpa menunggu putusnya perkara ini, semua Ketua Pengadilan Tinggi akan kita gugat yang menolak penyumpahan advokat dari KAI. Kasihan anak-anak itu,” tutur dia.

Sebelumnya, Kisruh organisasi advokat terkait sikap Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang tidak sepakat pembentukan wadah tunggal advokat bernama Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) oleh Mahkamah Agung (MA) masuk ke pengadilan.

KAI menggugat Ketua MA Harifin Andi Tumpa dan menuntut uang sebanyak Rp50 miliar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Dalam tuntutannya, KAI meminta membayar ganti kerugian kepada penggugat sebesar Rp50 miliar.

Gugatan ini diajukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI yang didaftarkan di PN Jakpus kemarin, Kamis (16/12). Para penggugat ini menilai perbuatan Harifin saat mengesahkan nota kesepahaman (MoU) antara KAI dan Peradi pada 24 Juni lalu telah keliru.

Pasalnya, nama Peradi itu dikukuhkan dalam surat Ketua MA kepada Ketua Pengadilan Tinggi seluruh Indonesia nomor 089/KMA/VI/2010 tertanggal 25 Juni 2010, yang berakibat penyumpahan advokat harus diajukan oleh Peradi.

(new)

sumber :http://www.primaironline.com/berita/hukum/1611267-eksepsi-ketua-ma-ditolak-gugatan-kai-jalan-terus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: