Legowo & Partners

ANAK PALESTINA KORBAN PERANG

In Uncategorized on Januari 7, 2009 at 8:42 am

A world Fit For Children  :
“Protect children from war”
Anak-anak harus dilindungi dari rasa ngeri yang timbul akibat konflik bersenjata. Anak-anak yang tinggal didaerah pendudukan asing harus pula  dilindungi sesuai dengan ketentuan – ketentuan hukum humanitarian internasional.

Dunia yang layak bagi Semua
Pernyataan Anak-anak
Disampaikan pada Pembukaan Sidang Umum Perserikatan Bangsa –Bangsa Special Session untuk Anak, 8 Mei 2002, dibacakan oleh Ms. Gabriela Azurduy Arrieta (Bolivia) dan Ms. Audrey Chenynut (Monaco) delegasi yang mewakili Forum Anak

Kami adalah anak-anak dunia
… Kami adalah anak-anak perang…
… Kami melihat akhir dari peperangan :
Para pemimpin dunia menyelesaikan konflik melalui dialog damai dan bukan dengan menggunakan kekuatan,
Pengungsi anak-anak dan anak-anak korban peperangan dilindungi dalam segala hal dan mendapatkan kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya,
Pelucutan senjata, pemusnahan perdagangan senjata dan meghentikan penggunaan serdadu anak-anak,…

Kami adalah anak-anak dunia, dan terlepas dari perbedaan latar belakang kami, kami mempunyai kesamaan realitas.

Kami dipersatukan oleh Perjuangan kami untuk membuat dunia menjadi sebuah tempat yang lebih baik bagi semua.

Anda boleh menyebut kami sebagai masa depan, tetapi kami juga adalah masa kini.(Dunia yang layak bagi anak-anak, hal 11,21, Unicef)

Ini adalah sepengal dari pernyataan anak-anak didunia, tentunya kita sekarang melihat kesengsaraan rakyat Palestina terutama yang terjadi pada anak-anak, banyak terjadi korban berjatuhan pada rakyat sipil terutama Ibu dan Anak. Berita Media Massa baik TV maupun Koran sangat jelas memberitakan agresi Israel ke Palestina. Rudal maupun alteleri pasukan Israel mengunjang Gaza, diberitakan korban sudah mencapai kurang lebih 500 orang melayang tanpa kejelasan. Israel menyerang dengan dalih menghancurkan Hamas.  Banyak sudah yang mengecam agresi Israel namun tidak dihiraukan bagai “anjing mengongong kafilah berlalu.”  PBB seperti tidak berkutik menghadapi perihal tersebut, Amerika yang selalu mendengungkan HAM (Hak Asasi Manusia) malah mendukung agresi biadab Israel tersebut.

Jika kita membaca Statuta Roma ternyata terdapat Negara yang tidak setuju atas Satuta tersebut antara lain, Amerika, Israel, Cina dan India. Apabila kita tinjau dan membaca Statuta Roma maka Israel telah melakukan suatu Kejahatan yang patut diadili.
Dalam Statuta Roma Mahkamah Pidana International  (Disahkan oleh Konferensi Diplomatik Bangsa-Bangsa Duta Besar Berkuasa Penuh tentang pembentukan Mahkamah Pidana Internasional pada tanggal 17 Juli 1998)
Pasal 7 Kejahatan terhadap Kemanusiaan,
1.Untuk Keperluan Statuta ini, Kejahatan terhadap Kemanusiaan berarti salah satu dari perbuatan berikut bini apabila dilakukan sebagai bagian dari serangan meluas atau sistematik yang ditujukan kepada kelompok penduduk sipil, dengan mengetahui serangan itu :
a.poembunuhan
b.pemusnahan;
c.….
d.….
e.….
f.…
g.…
h.Penganiayaan terhadap suatu kelompok yang dapat diidentifikasikan atau kolektifitas atas dasar politik,ras, nasional, etnis, budaya, agama, gender didefinisikan dalam ayat 3, atau atas dasar lain secara universal diakui sebagai tidak diijinkan  berdasarkan hukum internasional, yang berhubungan dengan setiap perbuatan yang dimaksud dalam ayat ini atau setiap kejahatan yang berada dalam jurisdiksi Mahkamah;
i.…
j.…
k.Perbuatan tak manusiawi lain dengan sifat sama yang secara sengaja menyebabkan penderitaan berat, atau luka serius terhadap badan atau mental atau kesehatan fisik.

2.Untuk keperluan ayat 1 :
a.“Serangan yang ditujukan terhadap suatu kelompok penduduk sipil” berarti serangkaian perbuatan yang mencakup pelaksanaan berganda dari perbuatan yang dimaksud dalam ayat 1 terhadap kelompok penduduk sipil, sesuai dengan atau sebagai kelanjutan dari kebijakan Negara atau organisasi untuk melakukan serangan tersebut.
b.“Pemusnahan” mencakup ditimbulkannya secra sengaja pada kondisi kehidupan, antara lain dihilangkannya akses kepada pangan dan pbat-obatan, yang diperhitungkan akan membawa kehancuran terhadap sebagaian penduduk.(Mahkamah Pidana Internasional : Satuta Roma, Hukum Acara, dan Unsur-unsur Kejahatan, hal 7-8, Elsam)

Jika dilihat di berita media masaa banyak yang menjadi korban adalah warga sipil dan kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak, serta bantuan dari Negara lain untuk memasuki Gaza sangatlah sulit, padahal bantuan tersebut sangat diperlukan oleh Masyarakat sipil Gaza yang berupa pangan dan Obat-Obatan. Sehingga apabila dilihat dari unsure tersebut maka dapat ditarik kesimpulan ataupun diduga/dapat disangkakan bahwa Israel telah melakukan Serangan yang ditujukan terhadap suatu kelompok penduduk sipil dan berusaha melakukan Pemusnahan, dimana bantuan sangat sulit masuk ke Gaza.

Dalam Pasal 8 Kejahatan Perang, ayat 2 Untuk keperluan Statuta ini “Kejahatan Perang”berarti :
a.Pelanggaran berat terhadap Konvensi Jenewa tertanggal 12 Agustus 1949, yaitu masing-masing perbuatan berikut ini terhadap orang-orang atau hak milik yang dilindungi berdasarkan ketentuan Konvensi Jenewa yang bersangkutan :
i.     Pembunuhan yang dilakukan secara sadar;
iii. Secara sadar menyebabkan penderitaan berat atau luka serius terhadap badan atau kesehatan;

b.Pelanggaran serius lain terhadap hukum dan kebiasaan yang dapat diterapkan dalam sengketa bersenjata internasional, dalam rangka hukum internasional yang ditetapkan, yaitu salah satu perbuatan-perbuatan berikut ini :
i.secara sengaja melancarkan serangan terhadap sekolompok penduduk sipil atau terhadap setiap orang sipil yang tidak secara langsung dalam permusuhan itu;
ii.     Secara sengaja melakukan serangan terhadap obyek-obyek sipil yaitu objek yang bukan merupakan sasaran militer;
v.     menyerang atau membom, dengan sarana apapun, kota-kota, desa, perumahan atau gedung yang tidak dipertahankan atau bukan objek militer;
ix.     Secara sengaja melakukan serangan terhadap gedung-gedung yang digunakan untuk tujuan – tujuan keagamaan, pendidikan, kesenian, keilmuan atau sosial, monument sejarah, rumah sakit dan tempat-tempat dimana orang-orang sakit dan terluka dikumpulkan, sejauh bahwa temapat tersebut bukan objek militer;
xxv. Secara sengaja menggunakan kelaparan orang-orang sipil sebagai suatu metode peperangan dengan memisahkan mereka dari objek-objek yang sangat penting bagi kelangsungan hidup mereka, termasuk secara sadar menghambat pengiriman bantuan sebagaimana ditetapkan berdasarkan Konvensi Jenewa; .(Mahkamah Pidana Internasional : Satuta Roma, Hukum Acara, dan Unsur-unsur Kejahatan, hal 11-15, Elsam)

Sehingga serangan-serangan yang bertubi-tubi memborbadir Gaza adalah dapat diperkirakan merupakan strategi untuk meruntuhkan Palestina, apapaun alasan yang dipakai Israel. Banyak anak-anak telah menajdi korban, atas perihal tersebut maka dapat kita simpulkan atas agresi Israel tersebut dapat diduga mempunyai tendensi berupa :
1.ingin menguasai kembali daerah palestina
2.ingin menghilangkan garis keturunan orang Palestina sehingga mereka kehilangan generasi penerus sehingga tidak bisa lagi melakukan perlawanan terhadap Israel.
3.Jika penduduk sipil dan anak-anak sudah mati maka sangatmudah untuk menghancurkan Palestina, dengan tujuan Palestina dapat diperlakukan semau mereka.

Maka diperlukan sikap tegas dari Bangsa-bangsa Arab yang Notabene Muslim harus bersatu untuk memberikan bantuan kepada Rakyat Palestina dengan membuka akses masuk ke Gaza sehingga bantuan dapat masuk dengan lancar, mendorong PBB untuk bersikap tegas kepada Israel, seret Israel ke Mahkamah Internasional untuk di adili sebagai Penjahat perang yang sangat berbahaya.

Jangan sampai bangsa Palestina kehilangan Generasi penerus(lost Generations).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: